Mengenai Saya

Foto saya
aku,_sepenggal kisah dari dunia.Yang ingin tuk terus tersenyum, teGar menapaki jalanan, menyambut hari esokku, masa depanku,dan cita-citaku!

Kamis, 09 April 2009

konsepsi dan tumbang janin


KONSEPSI DAN TUMBUH KEMBANG HASIL KONSEPSI

Dosen Pembimbing:
Sri Widatiningsih, M.Mid






Oleh:
Umi Latifa
Kelas: Tulip




PRODI DIII KEBIDANAN MAGELANG
POLITEKNIK KESEHATAN DEPKES SEMARANG
2009


KONSEPSI DAN TUMBUH KEMBANG HASIL KONSEPSI

Jika kita membicarakan seputar konsepsi atau dapat juga disebut suatu peristiwa penyatuan antara sel mani dengan sel telur yang umumnya terjadi di ampula tuba, tentu tidak bisa lepas dari sperma dan ovum. Karena, tanpa keduanya, konsepsi tidak akan dapat terjadi.
A. Sperma
Sperma adalah sesuatu yang dikeluarkan dari genetalia jantan sewaktu ejakulasi. Sperma ini dikeluarkan secara bersamaan dalam bentuk lendir yang disebut dengan semen (mani). Semen ini terdiri dari bagian padat dan bagian cair. Bagian padat ialah spermatozoa, bagian cair disebut plasma semen (air mani). Spermatozoa dihasilkan testis, plasma semen dihasilkan ampulla vas deferens, dan kelenjar-kelenjar prostat, vesica seminalis, cowper. Dan littre.


B. Ovum
Ovum merupakan sel telur yang dihasilkan oleh ovarium(indung telur) pada wanita. Ovarium mengandung kelenjar endokrin dan jaringan penghasil sel telur yang disebut folikel. Sel folikel yang sudajh matang akan menghasilkan sel telur dan akan dikeluarkan dari ovarium. Peristiwa pengeluaran sel telur disebut ovulasi. Ovulasi biasa berlangsung sekali dalam sebulan. Pada setiap ovulasi hanya satu sel telur yang matang dan dapat bertahan hidup selama 24 jam.

Fertilisasi(pembuahan)
Pembuahan, proses penyatuan gamet pria dan wanita,terjadi di ampulla tuba fallopi. Bagian ini adalah bagian terluas dari saluran telur dan terletak dekat dengan ovarium. Spermatozoa dapat bertahan hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama kira-kira 24 jam.
Spermatozoa bergerak cepat dari vagina ke rahim dan selanjutnya masuk ke dalam saluran telur. Pergerakan naik ini disebabkan oleh kontraksi otot-otot uterus dan tuba. Perlu diingat bahwa pada saat sampai di saluran kelamin wanita, spermatozoa belum mampu menbuahi oosit. Mereka harus mengalami kapasitasi dan reaksi akrosom.
Kapasitasi adalah suatu masa penyesuaian di dalam saluran reproduksi wanita,yang pada manusia berlangsung kira-kira 7 jam. Selama waktu itu,suatu selubung glikoprotein dari protein-protein plasma semen dibuang dari selaput plasma, yang membungkus daerah akrosom spermatozoa. Hanya sperma yang mengalami kapasitasi yang dapat melewati sel korona dan mengalami reaksi akrosom.
Reaksi akrosom terjadi setelah penempelan ke zona pellusida dan diinduksi oleh protein-protein zona. Reaksi ini berpuncak pada pelepasan enzim-enzim yang diperlukan untuk menembus zona pelusida, antara lain akrosin dan zat-zat serupa tripsin.
 Pada fertilisasi mencakup 3 fase:
1.penembusan korona radiata
2.penembusan zona pelusida
3.fusi oosit dan membrane sel sperma
fase 1 : penembusan korona radiate
Dari 200-300 juta spermatozoa yang dicurahkan ke dalam saluran kelamin wanita, hanya 300-500 yang mencapai tempat pembuahan. Hanya satu diantaranya yang diperlukan untuk pembuahan, dan diduga bahwa sperma-sperma lainnya membantu sperma yang akan membuahi untuk menembus sawar-sawar yang melindungi gamet wanita. Sperma yang mengalami kapasitasi dengan bebas menembus sel korona.
Fase 2 : penembusan zona pelusida
Zona pelusida adalah sebuah perisai glikoprotein di sekeliling telur yang mempermudah dan mempertahankan pengikatan sperma dan menginduksi reaksi akrosom. Pelepasan enzim-enzim akrosom memungkinkan sperma menembus zona pelusida, sehingga akan bertemu dengan membrane plasma oosit. Permeabilitas zona pelusida berubah ketika kepala sperma menyentuh permukaan oosit. Hal ini mengakibatkan pembebasan enzim-enzim lisosom dari granul-granul korteks yang melapisi membrane plasma oosit. Pada gilirannya, enzim-enzim ini menyebabkan perubahan sifat zona pelusida (reaksi zona) untuk menghambat penetrasi sperma dan membuat tak aktif tempat tempat reseptor bagi spermatozoa pada permukaan zona yang spesifik spesies. Spermatozoa lain ternyata bisa menempel di zona pelusida tetapi hanya satu yang menembus oosit.
Fase 3 : penyatuan oosit dan membrane sel sperma
Segera setelah spermatozoa menyentuh membrane sel oosit, kedua selaput plasma sel tersebut menyatu. Karena selaput plasma yang menbungkus kepala akrosom telah hilang pada saat reaksi akrosom, penyatuan yang sebenarnya terjadi adalah antara selaput oosit dan selaput yang meliputi bagian belakang kepala sperma. Pada manusia, baik kepala dan ekor spermatozoa memasuki sitoplasma oosit, tetapi selaput plasma tertingal di permukaan oosit.
Segera setelah spermatozoa memasuki oosit, sel telur menanggapinya dengan 3 cara yang berbeda :
1.reaksi kortikal dan zona : sebagai akibat terlepasnya butir-butir kortikal oosit.
a.selaput oosit tidak dapat ditembus lagi oleh spermatozoa lain
b.zona pelusida mengubah struktur dan komposisinya untuk mencegah penambatan dan penetrasi sperma
dengan cara  ini terjadinya polispermi dapat dicegah.
2.melanjutkan pembelahan meiosis kedua. Oosit menyelesaikan pembelahan meiosis keduanya segera setelah spermatozoa masuk. Salah satu dari sel anaknya hamper tidak mendapatkan sitoplasma dan dikenal sebagai badan kutub kedua, sel anak lainnya adalah oosit definitive. Kromosomnya (22+X) tersusun di dalam sebuah inti vesikuler yang dikenal sebagai pronukleus wanita.
3.penggiatan metabolic sel telur. Factor penggiat diperkirakan dibawa oleh spermatozoa. Penggiatan setelah penyatuan diperkirakan untuk mengulangi kembali peristiwa permulaan seluler dan molekuler yang berhubungan dengan awal embriogenesis.
Sementara itu, spermatozoa bergerak maju terus hingga dekat sekali dengan pronukleus wanita. Intinya membengkak dan membentuk pronukleus pria sedangkan ekornya terlepas dan berdegenerasi. Secara morfologis, pronukleus wanita dan pria tidak dapat dibedakan dan sesudah itu mereka saling rapat erat dan kehilangan selaput inti mereka. Salama masa pertumbuhan, baik pronukleus wanita maupun pria (keduanya haploid) harus menggandakan DNA-nya. Jika tidak,masing-masing sel dalam zigot tahap 2 sel tersebut akan mempunyai DNA separuh dari jumlah DNA normal. Segera sesudah sintesis DNA, kromosom tersusun dalam gelendong untuk mempersiapkan pembelahan mitosis yang normal. 23 kromosom ibu dan 23 kromosom ayah membelah memanjang pada sentromer, dan kromatid-kromatid yang berpasangan tersebut saling bergerak kea rah kutub yang berlawanan, sehingga menyiapkan sel zigot yang masing-masing mempunyai jumlah kromosom dan DNA yang normal. Sementara kromatid-kromatid berpasangan bergerak kearah kutub yang berlawanan, muncullah satu alur yang dalam pada permukaan sel, berangsur-angsur membagi sitoplasma menjadi 2 bagian.

Hasil utama pembuahan
1.pengembalian menjadi jumlah kromosom diploid lagi, separuh dari ayah dan separuhnya dari ibu. Olah karena itu, zigot mengandung kombinasi kromosom baru yang berbeda dari kedua orang tuanya.
2.penentuan jenis kelamin individu baru. Spermatozoa pembawa X akan menghasilkan satu mudigah wanita (XX), dan spermatozoa pembawa Y menghasilkan satu mudigah pria (XY). Oleh karena itu, jenis kelamin kromosom mudigah tersebut ditentukan pada saat pembuahan.
3.dimulainya pembelahan. Tanpa pembuahan,oosit biasanya akan berdegenerasi 24 jam setelah ovulasi.
Hasil konsepsi dalam bentuk blastokist yang mempunyai rumbai (vili korealis) dapat menanamkan diri pada dinding rahim melalui proses proteolitik_enzimatik dan disebut nidasi atau implantasi. Sejak saat terjadinya konsepsi, fertilisasi, impregnancy sampai mampu menanamkan diri diperlukan waktu sekitar 6-7 hari.
Perkembangan Janin dalam Rahim










Janin usia Delapan Minggu
Seluruh organ tubuh utama bayi telah terbentuk meskipun belum berkembang sempurna. Mata dan telinga mulai terbentuk. Jantung berdetak kuat. Dengan ultrasound kita dapat melihat jantung janin berdenyut.

Janin usia Duabelas Minggu
Panjang janin sekarang sekitar 6,5 cm dan bobotnya sekitar 18 gram. Kepala bayi menjadi lebih bulat dan wajah telah terbentuk sepenuhnya. Jari-jari tangan dan kaki terbentuk dan kuku mulai tumbuh. Bayi mulai menggerak-gerakkan tungkai dan lengannya, tetapi ibu belum dapat merasakan gerakan-gerakan ini.



Janin usia Enambelas Minggu
Panjang janin sekarang sekitar 16 cm dan bobotnya sekitar 35 gram. Dengan bantuan scan, kita dapat melihat kepala dan tubuh bayi, kita juga dapat melihatnya bergerak-gerak. Ia menggerak-gerakkan seluruh tungkai dan lengannya, menendang dan menyepak. Inilah tahap paling awal di mana ibu dapat merasakan gerakan bayi. Rasanya seperti ada seekor kupu-kupu dalam perutmu. Tetapi, ibu tidak perlu khawatir jika belum dapat merasakan gerakan ini. Jika si bayi adalah anak pertama, biasanya ibu agak lebih lambat dalam merasakan gerakannya.

♥ PLASENTA:





Pada usia 16 minggu ini placenta telah terbentuk lengkap. Placenta ini berasal dari villi khorion, sebagian kecil dari desisua basalis.
Placenta terletak didepan atau dibelakang dinding uterus, agak keatas kearah fundus uteri.
Placenta berbentuk bundar/hampir bundar, diameter 15-22 cm, tebal 2-2,5 cm, berat 500 gr.




Amnion
♦ Membran transparan yang kuat
♦ Membatasi cavitas amniotica
♦ Mensekresi cairan amnion

Chorion
♦ Membran opak, tipis dan rapuh
♦ Karena rapuh, pada saat persalinan sering tertinggal didalam uterus

Insersi Tali pusat
♦ Insersio sentralis: tengah
♦ Insersiolateralis: agak ke pinggir
♦ Insersio marginalis: dipinggir plasenta
♦ Insersio velamentosa: insersi diluar plasenta, berhubungan dengan selaput janin

Fungsi Plasenta
♦ Nutrien, plasenta memiliki banyak enzim sehingga dapat mensintesis karbohidrat, protein, lemak, vitamin B dan C serta garam-garam mineral.
♦ Sebagai sistem sekresi hormon
♦ Sebagai sistem perlindungan antibodi
♦ Eksresi sisa Metabolisme
♦ Respirasi

Sirkulasi Plasenta
- Berasal dari spiral arteries(pintu masuk darah ke plasenta dalam decidua basalis)
- Saat sistole : Disemprotkan dengan tekanan 70-80 mmHg kedalam ruang interviller sampai mencapai chorionik plate(pangkal kotiledon janin), mrmbasahi villi khorealis
- Kembali ke vena decidua dengan tekanan 8 mmHg
- Peningkatan volume: 20 minggu (300 ml), 40 minggu minggu (600 ml)
- Luas villi khorealis 11 m2 (pertukaran zat-zat terjamin)
- flow velocity waveforms (FVM): mengukur kecepatan gelomabng sirkulasi darah.

Janin usia Duapuluh Minggu
Bayi masih berenang-renang dalam lautan air ketuban. Ia tumbuh dengan pesat, baik dalam bobot maupun panjangnya yang sekarang telah mencapai 25 cm, yaitu separuh dari panjangnya ketika ia dilahirkan nanti dan bobotnya sudah sekitar 340 gram. Bayi membuat gerakan-gerakan aktif yang dapat dirasakan ibu. Mungkin ibu memperhatikan ada saat-saat di mana bayi tampaknya tidur, dan saat-saat lain di mana ia melakukan banyak gerak.


Janin usia Duapuluh Empat Minggu
Sekarang panjang bayi sekitar 32 cm dan bobotnya 500 gram. Ibu dapat merasakan bagian-bagian tubuh bayi yang berbeda yang menyentuh dinding perutnya. Otot rahim ibu meregang dan terkadang ibu merasakan sakit di bagian perutnya.  


Janin usia Tigapuluh Minggu
Kepala bayi sekarang sudah proporsional dengan tubuhnya. Ibu mungkin mengalami tekanan di bagian diafrakma dan perut. Sekarang bobot bayi sekitar 1700 gram dan panjangnya sekitar 40 cm.


Janin usia Tigapuluh Enam Minggu
Bayi sudah hampir sepenuhnya berkembang. Sewaktu-waktu ia dapat turun ke rongga pinggul ibu. Kulit bayi sudah halus sekarang dan tubuhnya montok. Apabila ia bangun, matanya terbuka dan ia dapat membedakan antara terang dan gelap. Sekarang panjang bayi sekitar 50 cm dan bobotnya berkisar antara 2500 hingga 4500 gram.


Janin usia Tigapuluh Tujuh hingga Empatpuluh Dua Minggu
Bayi siap lahir. Ibu tidak perlu khawatir jika bayinya tidak lahir tepat pada waktu yang telah diperkirakan. Persentasenya hanya 5% bayi lahir tepat pada tanggal yang diperkirakan. Waktu yang telah lama dinanti hampir tiba dan si bayi akan segera melihat dunia. Sementara itu, rambut lanugo rambut badan) bayi telah lenyap meskipun mungkin masih ada yang tersisa di punggung dan dahinya. Sebagian bayi lahir agak terlalu cepat, sebagian lainnya agak sedikit terlambat, tetapi mereka tentu akan lahir.



Sumber:

Manuaba,Ida Bagus Gde. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. 1999. Arcan: Jakarta

Where Women Have No Doctor: A Health Guide for Women, 1997. The Hesperian Foundation, Berkeley, California

www.wikipedia.com

www.encarta.com

NUtrisi ibu HamiL

TUGAS MATA KULIAH ASUHAN KEBIDANAN I
(KEHAMILAN)
SUMBER NUTRISI IBU HAMIL
Dosen Pembimbing:
Sri Widatiningsih, M.Mid



Oleh:
Umi Latifa
Kelas Tulip/43





POLTEKKES DEPKES SEMARANG
PRODI DIII KEBIDANAN MAGELANG
2009 SUMBER NUTRISI IBU HAMIL

Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin  yang sedang dikandung.  Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan  bayi yang sehat, cukup bulan dengan berat badan normal.  Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil.
Berikut ini adalah penjelasan beberapa kebutuhan zat gizi penting saat hamil:

1. KALORI (kcal)
♦ fungsi: Sebagai sumber energi, untuk pertumbuhan janin dan produksi ASI
-kebutuhan perhari saat hamil: 2400 kcal
☼ Sumber kalori:
Nilai energi berbagai bahan makanan (kkal/100gram)

Bahan makanan Nilai energi Bahan makanan Nilai energi
Beras setengah giling
Gaplek
Jagung kuning,pipil
Singkong
Mie kering
Roti putih
Minyak kelapa
Gula kelapa
Susu kental manis 363
338
355
146
337
248
870
386
336 Ubi jalar merah
Kacang hijau
Kacang kedelai
Kacang merah
Tahu
Tempe
Ayam
Gual pasir
Jeli/jam 123
345
331
336
68
149
302
364
239


2. PROTEIN (g)
♦ Berfungsi sebagai sintesa produk kehamilan (janin, cairan amnion, placenta) pertumbuhan jaringan ibu(uterus, mammae, protein plasma, sel darah merah)
-kebutuhan perhari saat hamil: 74g
☼ Sumber protein:

Bahan makanan Nilai Protein Bahan makanan Nilai protein
Kacang kedelai
Kacang merah
Kacang tanah terkelupas
Kacang hijau
Biji jambu monyet
Tempe kacang kedelai
Tahu
Daging sapi
Ayam
Telur bebek 34,9
29,1
25,3
22,2
21,2
18,3
7,8
18,8
18,2
13,1 Telur ayam
Udang segar
Ikan segar
Tepung susu skim
Tepung susu
Keju
Kerupuk udang
Jagung kuning,pipil
Roti putih
Mie kering 12,0
21,0
16,0
35,6
24,6
22,8
17,2
9,2
8,0
7,9

3. VITAMIN A (iu)
♦ Vitamin A berfungsi dalam mendukung sintesisi glikoprotein untuk pertumbuhan dan diferensiasi sel, pembentukan tunas gigi, pertumbuhan tulang.
-kebutuhan perhari saat hamil: 1000 iu
☼ Sumber vitamin A

Bahan makanan RE(Retinol ekivalen) Bahan makanan RE
Hati sapi
Minyak ikan
Minyak kelapa sawit
Wortel
Daun katuk
Daun tales 13170
24000
18000
3600
3111
3118 Kuning telur ayam
Kuning telur bebek
Daun singkong
Daun pepaya
Ubi jalar merah
Mentega 600
861
3300
5475
2310
1287

4. VITAMIN D
♦ vitamin D berfungsi sebagai penyerapan kalsium dan fosfor, memperkuat proses mineralisasi tulang dan gigi ibu/janin.
-kebutuhan perhari saat hamil: 12,5
☼ Sumber vitamin D

Bahan makanan Bahan Makanan
Susu sapi
ASI
Tepung susu
Krim
Keju 0,01-0,03
0,04
0,21
0,1-0,28
003-0,5 Yogurt
Telur utuh
Kuning telur
Minyak hati ikan
Margarin dan sejenis Sedikit sekali-0,04
1,75
4,94
210
5,8-8,0

5. VITAMIN E (mg)
♦ fungsi: atioxidan, mencegah hemolisi eritrosit, memelihara integritas dinding sel.
-kebutuhan perhari saat hamil: 12 mg
☼ Sumber vitamin E:
Sumber utama vitamin E adalah minyak tumbuh-tumbuhan, terutama minyak kecambah gandum dan biji-bijian. Sayuran dan buah-buahan juga meruapkan sumber vitamin E yang baik. Daging, unggas, ikan, dan kacang-kacangan mengandung vitamin E dalam jumlah terbatas.

Nilai vitamin E total didalam minyak tumbuh-tumbuhan (mg/100gr)

Minyak Mg
Biji kapas
Jagung
Kacang kedelai
Kacang tanah
Kelapa
Kelapa sawit
Safflower
Zaitun 30-81
53-162
56-160
20-32
1-4
33-73
25-49
5-15


6. VITAMIN C/asam askorbat (mg)
♦ berfungsi sebagai antioksidan metabolisme folat, histamine, bebrapa obat seperti zat besi, integritas kulit, jaringan penyambung
-kebutuhan perhari saat hamil: 80 mg
☼Sumber vitamin C/asam askorbat
Nilai vitamin C berbagai bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Mg Bahan makanan Mg
Daun singkong
Daun katuk
Daun melinjo
Daun papaya
Sawi
Rambutan 275
200
150
140
102
58 Jambu monyet buah
Gandaria(masak)
Jambu biji
Pepaya
Mangga muda
Kol kembang 197
110
95
78
65
65


7. FOLACIN/folat
♦ berfungsi sebagai Metabolisme asam amino, sintesis asam nukleat, proses mitosis, produksi hem untuk Hb/eritrosit, mencegah anemia.
-kebutuhan perhari saat hamil: 0,8 mg
☼Sumber asam folat
Nilai asam folat berbagai bahan makanan

Bahan makanan Bahan makanan
Hati ayam
Hati sapi
Ikan kembung
Ginjal sapi
Ganggang laut
Kepiting
Ubi jalar 1128
250
36,5
45,3
61
56
52 Rumput laut kering
Daun kacang
Kacang kedelai
Kacang hijau
Kacang merah
Asparagus
Daun selada 4700
109,8
210
121
180
109
88,8


8. NIASIN/VITAMIN B3
♦berfungsi sebagai metabolisme energi
-kebutuhan perhari saat hamil: 16 mg
☼ Sumber niasin
Nilai niasin berbagai bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Mg Bahan makanan Mg
Kacang tanah lokal
Teri nasi kering
Hati sapi
Hati ayam
Ginjal(kambing)
Ginjal (sapi) 13,0
9,7
12,0
10,0
8,2
6,7 Sardin
Ikan bandeng
Udang segar
Petis udang
Ayam
Beras 7,6
5,8
2,2
2,2
8,0
3,0


9. RIBOFLAVIN/B2
♦ Berfungsi sebagai metabolisme energi dan protein
-kebutuhan perhari saat hamil:1,6 mg
☼ Sumber riboflavin
Nilai riboflavin berbagai bahan makanan (mg/100gram)

Bahan makanan Mg Bahan makanan mg
Susu tanpa lemak
Hati ayam
Es krim
Susu segar
Keju putih
Daun katuk 1,8
1,42
1,20
0,14
0,35
0,31 Kacang kedelai
Tahu
Daging sapi
Telur ayam
Buncis
Kangkung 0,12
0,10
0,31
0,38
0,40
0.36


10. THIAMIN/VITAMIN B1
♦ Berfungsi sebagai metabolisme energi
-kebutuhan perhari saat hamil: 1,5 mg
☼ Sumber thiamin
Nilai thiamin berbagai bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Mg Bahna makanan Mg
Ragi
Beras tumbuk
Beras giling
Beras merah
Beras ketan hitam tumbuk
Jagung kuning
Havermout 6000
0,34
0,26
0,34
0,24
0,12
0,60 Roti gandum utuh
Kacang kapri
Daun kacang panjang
Taoge kacang kedelai
Kacang kedelai
Kacang hijau
Kuning telur bebek
0,14
0,34
0,28
0,23
0,93
0,64
0,60


11. VITAMIN B6/PIRIDOKSIN
♦ sebagai Metabolisme protein dan glikogen.
-kebutuhan perhari saat hamil: 2,6 mg
☼Sumber piridoksin
Nilai piridoksin/vit B6 berbagai bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Mg Bahan makanan mg
Daging sapi
Hati sapi
Hati ayam
Jantung sapi
Jantung ayam 0,42
0,82
0,72
0,36
0,28 Ikan tuna
Beras pecah kulit
Kacang kedelai
Kacang hijau
Tepung terigu 0,92
0,62
0,82
0,47
0,44


12. VITAMIN B12
♦ Vitamin B12 sebagai penghasil asam nukleat & protein, penting untuk mitosis, sintesis protein, pemeliharaan epitel myelin, produksi eritrosit an leukosit.
-kebutuhan perhari saat hamil: 4,0 mg
☼ Sumber vitamin B12:

Bahan makanan Bahan makanan
Hati sapi
Hati ayam
Ginjal
Jantung
Kuning telur 52,7
27,9
16,3
13,3
6,0 Daging sapi
Sardin
Ikan belanak
Ikan bandeng
Ikan tuna 1,4
14,4
8,6
3,4
3,0


13. KALSIUM
♦ Berfungsi Membentuk kerangka janin dan gigi, persiapan tulang ibu dan mineralisasi gigi.
-kebutuhan perhari saat hamil: 1200 mg
☼ Sumber kalsium
Nilai kalsium berbagai bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Mg Bahan makanan Mg
Udang kering
Teri kering
Tepung susu
Keju
Susu kental manis 1209
1200
904
777
275 Kacang kedelai,kering
Katuk
Bayam
Daun melinjo
Tepung kacang kedelai 227
204
265
219
195


14. FOSFOR
♦ Berfungsi untuk Pertumbuhan tulang
-kebutuhan perhari saat hamil: 1200 mg
-Angka kecukupan fosfor yang dianjurkan
Bayi: 200-250 mg
Anak-anak: 250-400
Remaja dan dewasa: 400-500 mg
Ibu hamil dna menyusui: 200-300 mg

☼ Sumber fosfor:
Nilai fosfor beberapa bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Mg Bahan makanan Mg
Ayam
Kacang hijau
Telur ayam
Telur bebek
Tepung susu 200
320
180
175
694 Susu kental mani
Kacang merah
Keju
Teri kering
Udang segar
209
400
338
1500
170

15. YODIUM
♦ Berfungsi untuk peningkatan metabolisme, sintesis T3 dan T4
-kebutuhan perhari saat hamil: 175 mg
☼ Sumber iodium: makanan laut berupa ikan, udang, kerang, ganggang laut,garam yang telah diberi iodium, makanan dari tumbuhan dan hewan yang hidup didaerah yang mengandung garam.

16. BESI
♦ Berfungsi untuk peningkatan Hb, penyimpanan zat besi janin
-kebutuhan perhari saat hamil: 30 mg
☼ Sumber besi
Nilai besi berbagai bahan makanan (mg/100gr)

Bahan makanan Nilai Fe Bahan makanan Nilai Fe
Tempe kacang kedelai
Kacang kedelai kering
Kacang hijau
Udang segar
Hati sapi
Daun singkong 10,0
8,0
6,7
8,0
6,6
2,0 Daun kacang panjang
Bayam
Daun katuk
Kangkung
Biskuit
sawi 6,2
3,9
2,7
2,5
2,7
2,9


17. MAGNESIUM
♦ fungsi: untuk metabolisme energi dan protein
-kebutuhan perhari saat hamil: 450 mg
☼ Sumber: sayuran hijau, tumbuhan polong, biji padi-padian, serealia
Daging dan susu, cokelat.

18. ZINK
♦ Berfungsi sebagai metabolisme asam nukleat, protein, reproduksi sel, kemungkinan mencegah cacat bawaan.
-kebutuhan perhari saat hamil: 20 mg
☼ Sumber: makanan asal dari laut, terutama tiram
Hati, daging , telur, susu, dan benih gandum

MENU SEHARI IBU HAMIL
Menu makanan untuk ibu hamil pada dasarnya tidak banyak berbeda dari menu sebelum hamil. Jadi seharusnya tidak ada kesulitan berarti dalam pengaturan menu makanan selama hamil. Berikut adalah bahan makanan yang dianjurkan dalam sehari:


Kelompok bahan makanan: Porsi:
roti, serealia, nasi dan mie 6 piring/porsi
Sayuran 3 mangkuk
buah 4 potong
susu, yogurt, dan atau keju 2 gelas
daging, ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan 3 potong
lemak, minyak 5 sendok the
gula 2 sendok makan
Berikut tabel contoh menu makanan dalam sehari bagi ibu hamil

Bahan makanan Porsi hidangan sehari Jenis hidangan
Nasi 5 + 1 porsi Makan pagi: nasi 1,5 porsi (150 gram) dengan ikan/ daging 1 potong sedang (40 gram), tempe 2 potong sedang (50 gram), sayur 1 mangkok dan buah 1 potong sedang
Makan selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Makan siang: nasi 3 porsi (300 gram), dengan lauk, sayur dan buah sama dengan pagi
Selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Makan malam: nasi 2,5 porsi (250 gram) dengan lauk, sayur dan buah sama dengan pagi/siang
Selingan: susu 1 gelas
Sayuran 3 mangkuk
Buah 4 potong
Tempe 3 potong
Daging 3 potong
Susu 2 gelas
Minyak 5 sendok the
Gula 2 sendok makan
Variasikan menu tersebut dengan bahan makanan penukarnya. Sumber:
Almatsier, Sunita. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
2002
Departemen gizi dan kesehatan masyarakat. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta:
PT. Raja Grafindo Persada. 2007
www.tabloid-nakita.com